Posts

LIPI, we are coming!

Image

Tertawalah dan Seluruh Dunia Akan Mengerti

Image
Kompas.com —   Walaupun di setiap budaya memiliki cara berbeda untuk mengekspresikan beberapa emosi dasar, seperti kegembiraan, marah, takut, dan rasa sedih, secara universal ekspresi emosi manusia relatif mudah dikenali. Secara khusus, sejumlah peneliti menyelidiki apakah suara yang terkait dengan emosi dasar punya persamaan pada budaya yang berbeda. Untuk mengujinya, orang di Inggris dan wilayah utara Namibia diceritakan sebuah cerita berdasarkan emosi tertentu yang memiliki perbedaan suara, seperti tertawa atau menangis. Kelompok orang dari Inggris diminta mendengar suara orang Namibia, demikian pula sebaliknya. Kemudian mereka diminta menyebutkan jenis suara emosi tersebut.

My Second Novel

Image
Cover Utama Sebuah mimpi... Mimpi punya buku sendiri, bahkan ribuan buku karya sendiri. Novel diatas saya kelarin dua tahun yang lalu setebal 180 hal HVS. kalau dijadikan buku novel dengan ukuran standart, paling sekitar 230 sekian halaman. Sekedar berbagi cerita, novel saya ini sudah 3 kali ditolak penerbit, nggak putus asa, malah saya bangga, setidaknya saya sudah mencoba. 2 penerbit itu adalah Republika dan Al-Azhar Freshzone. Ditolak 1 penerbit, diterima 1000 penerbit (mati satu tumbuh seribu) wuih amin... putus asa? nggak lah yau, mimpi saya akan terus ada, apapun profesinya menulis hobinya. Ini merupakan novel pertama saya yang genrenya Islami, karena sebelumnya saya belum insaf. Sebenernya ada dua buah novel yang udah kelar, satu teenlit satunya lagi yang ini.

Zwanisha Robbaniy: IBU, SUKSES ITU TAKDIR YA?

Zwanisha Robbaniy: IBU, SUKSES ITU TAKDIR YA? : Menjadi seorang pemenang nggak selalu dapet PIALA, UANG dan KEHORMATAN. Menjadi juara sejati adalah kesuksesan yang berawal dari prose... Bismillahirrohmanirrohim...By the name of Allah...The MOst Gracious the Most Mercifull

SEBONGKAH RINDU dari NABLUS

Image
“ARRGGH,” Langit berwarna merah lagi. Semerah darah yang mengalir keluar dari tubuh berandal Israel yang ditangannya terkokang senapan laras panjang. Baru saja beberapa menit yang lalu berhasil menembuskan timah panas kepada salah seorang pemuda Palestina.  Kali ini, berganti darah mengucur deras dari mata kanannya. Rasa sakit segera menjalar ke seluruh tubuhnya. Nyeri yang teramat sangat hingga seluruh persendiannya serasa dilolosi satu persatu.

INI KEWAJIBANKU, HAKKU DAN PROTESKU!

Image
Alam akan menunjukkan kekuatannya, Putri. Jika tidak sekarang mungkin bertahun-tahun yang akan datang. Alam tidak akan diam saja tubuhnya disakiti. Suatu waktu ia akan menunjukkan kebijaksanaannya sendiri, tentu saja dengan kehendakNya.  Aku mendengar kalimat itu berulang-ulang di telingaku. Bagaikan rapalan mantra yang sedang diucap terus menerus. Padahal kalimat itu kudengar terakhir sembilan tahun silam. Berbagai bayangan yang tak pernah sengaja kuputar, berpendar-pendar dalam pandanganku. Mataku nanar dan berair.

Layakkah Saya?

Image
Andai umat ini besar Itu karena akumulasi karya Para pejuang peradaban Andai sejarah mencatat Dashyatnya kisah kepahlawanan Itu karena tak hingga jiwa dan raga Yang ikhlas berkorban Karena pahlawan itu ada Dari setiap tempat dan masa Karena pahlawan itu Tak pernah ingin menyandang gelar pahlawan Namun, meski bumi berhenti berputar Dan mentari tak lagi bersinar Semesta telah mencatat Pengurus Osis 2011/2012 Telah menorehkan karya itu Merentas kerasnya perjuangan dan tetesan peluh Juga air mata disini Di SMAIT Insantama