Posts

Showing posts with the label Behind My Self

Enjoy The Little Before You Go Big!

Image
“Jangan, mbak. Kasihan. Ini bukti perjuangan mbak bertahun-tahun,” “Mbak, ini artinya mbak berproses.” “Jangan fakh, karena saya belum baca semuanya” Setelah bermaksud membunuh blog ini sebab saya malu dengan tulisan-tulisan saya yang sebelumnya, ternyata banyak yang melarang saya untuk menutup blog ini. Selain itu, malah saya dimarahi oleh seseorang yang katanya, terinspirasi dari blog saya, “Kamu ngingetin buat jangan malu nulis tapi kamu sendiri punya life crisis . Ayolah come on . Fokus buat nulis yang lebih baik lagi, yang di sini biarlah di sini, tatap masa depan.” Tapi.... saya ragu. Salah satu buruknya saya adalah mungkin tidak mudah bersyukur atau mengeset goal yang terlalu tinggi. Makanya satu semester ini saya sudah mencoba melakukan terapi dengan menulis apa saja yang telah saya lakukan setiap hari dalam selember kertas. Hal itu supaya membantu saya lebih mindfulness . Lebih menikmati hari ini, lebih menikmati hidup. Ternyata Saya Sudah Banyak Menuli...

Iman Berjelaga

Saya Hina Dina Papa Akhir-akhir ini saya malu mengangkat tangan berdoa kepadaMu Rasanya tubuh hamba ini begitu bersimbah dosa Penuh jelaga yang berbau busuk Saya malu mengangkat tangan memohon-mohon dan merintih-rintih, karena saya begitu tak layak di mukaMu. Namun di tengah busuknya saya, Ya Allah Ijinkan hamba yang tak tahu diri ini mengangkat tangan. Mencurahkan gundah gulana hamba. Kelemahan dan kepapaan hamba. Hamba ya Allah. Berjelaga... Hina... Dina ...

Pikir tentang Berpikir

Saya pikir saya terlalu banyak berpikir. Sehingga saya kemudian semakin berpikir apa sebaiknya tidak berpikir terlalu dalam saja. Lalu, berusaha berpikir untuk tidak berpikir terlalu dalam membuat saya lebih berpikir, bagaimana caranya ya tidak berpikir itu. Karena bagi saya berpikir itu otomatis. Lalu, saya kembali berpikir, sebaiknya saya tetap berpikir.

Time and Gratitude

Time flies so fast! Tidak terasa saya sudah duduk di bangku semester lima. Berlari-lari mengerjakan tugas ini dan itu. Tergopoh-gopoh menyelesaikan perkara ini dan itu. Time flies so fast! Saya kadang bingung bagaimana melewati hari besok (saking banyaknya hal yang harus dilakukan) dan lagi-lagi di ujung hari saya takjub bagaimana hari ini saya lewati. Dan begitulah baik hatinya Allah. Seorang bijak pernah berkata padaku Bersyukurlah, karena kamu terbangun dengan banyak hal yang menantimu untuk kamu selesaikan. Daripada terbangun di pagi hari, tak ada apapun yang membutuhkanmu, tak ada apapun yang bisa kau selesaikan. Jangan mengeluh karena bunga mawar yang cantik memiliki duri. Tetapi, bersyukurlah ada duri yang memiliki bunga.

Pertanyaan di Suatu Siang

Saya akui Saya punya kehausan akan pencapaian yang tinggi Entah mengapa... Jika mungkin itu karena supresi sebuah rasa kalah Yang selama ini selalu diminta untuk ada Bukan menyalahkankan keadaan, tapi.... Sebagai sulung dari lima bersaudara Mengalah bukan lagi pilihan Tapi sebuah kewajiban Begitu bukan? Dan begitu keluar dari rumah, Raungan untuk mempunyai otonomi sendiri mencuat Saya akui pula saya punya krisis kepercayaan atas otonomi Saya biarkan rasa haus saya mengembara di luar rumah Meraung rasa otonomi saya... Meliar.... Belum banyak pencapaian yang saya lakukan Masih... Masih tertimbun diantara liang-liang harapan Masih Masih berjuang untuk berdiri tegak, menjulang. Tapi, suatu siang itu tiba Saya dihadapkan pada sebuah pertanyaan "Apa pencapaianmu yang paling bermakna?" Dan tiba-tiba saya tak bisa menjawabnya.... Rasanya pencapaian-pencapaian saya kering Seperti sahara Tidak sejuk Lalu, saya mulai mempertanyakan, Apa sebenarnya pencapaian...

Memaafkan

Mungkin benar kata para pendahulu... Hal yang pertama harus dilakukan setelah belajar ilmu psikologi adalah belajar memaafkan. Dengan ilmu psikologi kita belajar memahami bagaimana diri kita dan segala atribut yang menyertai, termasuk karakter dan kepribadian, terbentuk. Dengan belajar ilmu psikologi, kita memahami peristiwa-peristiwa apa saja yang signifikan membentuk kepribadian kita. Tidak hanya itu, kita menjadi memahami mengapa peristiwa-peristiwa itu signifikan. Proses dan dinamikanya menjadi sangat kita pahami. Dengan ilmu psikologi kita menjadi memahami bagaimana pola asuh orang tua dapat mempengaruhi karakter kita. Lalu, rupa-rupanya kita menjadi secara tak langsung membandingkan gaya pengasuhan orang tua dengan pola asuh yang seharusnya. Lalu, setelah itu kita mulai belajar memaafkan.

What I Learnt Today!

Apa yang saya pelajari hari ini? Jika berkesempatan, saya akan berusaha selalu merefleksikan hikmah apa yang saya dapat hari ini,  yang mungkin menyelip di sela-sela berbagai aktivitas yang kita lakukan. Hari ini (2 Mei 2016), Alhamdulillah, saya berkesempatan menjadi host di sebuah acara nasional hari ini dari pagi hingga sore hari. Dan saya belajar banyak tentang bagaimana komunikasi massa dilakukan. Pada awalnya terasa agak kikuk, takut, inferior, tidak pede, karena saya sudah lama sekali tidak tampil di depan panggung, dan berangkat dari background cara berkomunikasi yang terbiasa keras. Apalagi kami tidak sempat latihan sama sekali. Partner saya seorang mc kawakan yang sudah biasa melalang buana di dunia "keMCan". Begitu beliau datang dari Bogor, kami langsung gladi sekali lalu tidak gladi lagi, akhirnya sisanya improvisasi. Apalagi teks host baru jadi pagi hari sebelum tampil. WOW! Selama jalannya acara, beliau tak henti-hentinya berbagi tips tentang ...

Narasi Perempuan Hilang Ingatan

Oaaaah... Sudah lama nggak nulis. Kadang rutinitas yang padat itu mengikis habis imajinasi. Tulisan-tulisan padat karya, dari diktat sampai jurnal yang kudu dibaca, membuat saya tidak menengok ruang-ruang napas kreatifeta. Detik ini. Tuntutan kesibukan membuat nafsu membaca terbuang,  apa lagi rasa seni menulis yang semakin berkurang dan menghilang. Kelelahan teramat sangat tanpa disadari mengisap habis bak lumpur hisap daya untuk membaca. menyisakan geletak tak keberdayaan. pulang dan K.O di bawah lelah. Aku harus kembali ingat, aku bermimpi menjadi penulis handal. jangan lupa ingatan.

we never know, when hard work will be paid of...

Image
Life is like roller coaster. Once in while we stay above, in another time we rock and fall. LIFE IS MIRACLE ONCE YOU BELIEVE, IT COULD BE HAPPENED.

Himpunan Jomblo

*never too late to post this coversation with SS “Eh, kalau jomblo ada suatu himpunan, aku akan memilih himpunan lain yang saling lepas bebas dengan himpunan jomblo. Dan sama sekali tidak beririsan atau bahkan bersinggungan. Soalnya, aku sama sekali nggak masuk dalam himpunan itu. Tapi, kategori eum… apa ya namanya. Mungkin himpunan orang-orang yang tidak pacaran, dan hanya akan memiliki kekasih melalui pernikahan.” “Eaaa…” gurau yang lain. “Nggak pernah merasa jomblo sih masalahnya. Single iya kali ya…” tulisnya lagi di sebuah grup chat yang disambut riuh teman-teman lain. Aku ikut cekikikan membaca komen-komen lain yang bermunculan antusias. Kata orang aku jomblo syariah. Apa pula itu jomblo syariah. Ada-ada saja.

Sejenis Gangguan Jiwa

Malmingan bareng **X**** tuh... sejenis ngalamin gangguan jiwa. ALAY, GILA, GALAU, GELEUH, DODOL, NGACO, NORAK DAN SEGALA KEGILAAN YANG ANEH TAPI NGANGENIN. LOL LOL... dari yang kirim-kiriman lagu galau sesuai pesanan masing-masing. ngakak ngomongin ke'gak jelas'an masing-masing. berteori suka-suka gue, "Dewasa itu ketika disakitin, mencoba ngerti dan nggak berusaha nyakitin balik," A : sumpah kalau dewasa jenis gitu, susah dong gue... kan gue nggak bisa pura-pura, akting-aktingan sih bisa. (aku ngakak,  akting-aktingan coba? huahaha...) B: yah kamu kan emang nggak bisa pura-pura. A:  jelas banget ya gue? C : aku juga nggak bisa pura-pura ding, eh tapi kalau aku bisa pura-pura nggak tersakiti. (pura-pura nggak tersakiti? aku ngakak lagi, dalem sih, tapi lucu)  D : dewasa itu segala tingkah laku sesuai hukum syara'. Nah ini sip. kedodolan dan kenorakan selanjutnya berlanjut tentang teori 'telur matang, telur setengah matang, tel...

Apa sih nama Zwanisha itu?

Well, Banyak yang nanya ke saya. kenapa pilih nama zwanisha? apa artinya? gimana ceritanya? dan seterusnya. karena agak jengah juga menjawab berulang-ulang, jadi let me tell you guys. Zwanisha itu sebenernya nama alay (well kan bikinnya jaman smp hehe, masa alay masih jaman banget). Dari kata Zwan serapan dari Swan yang artinya angsa dan Nisha dari Nisa yang artinya cewek. intinya aku mau bilang kalau aku cewek angsa (bukan angsa betina lho ya hahaha). tapi terserahlah. ga berlama-lama. aku kenalin sama filosofinya. cekidot.  FILOSOFI ANGSA : SEBUAH RENUNGAN. Belajar kesetiakawanan dari angsa http://id.wikipedia.org/wiki/Angsa

Ruang

Image
Kita sama-sama membisu! Diam menunggu waktu mencair di antara kita. Nihil. Pelajaran yang aku tahu, cair itu datang apabila ada kehangatan di atas titik beku. Lalu, bagaimana, hangat itu datang apabila derajat beku semakin turun. Aku beringsut pergi tanpa lagi peduli. Berharap kebekuan ini Cuma mimpi yang lalu besok, ‘blas’ hilang. “Ruang…!” Kamu memanggilku gemetar. Aku bergeming. Aku memang ruang, tapi detik ini aku tak memiliki lagi ruang untukmu. ***

Penjaga dan Selembar Kain

Image
Pernahkan kita ingin melakukan sebuah ‘kenakalan’ kecil? Saya pernah! Anda? Di suatu hari, ada kakak kelas saya yang mengajak saya untuk datang ke perpus. Seperti semua peraturan perpus (yang saya tahu) tidak membolehkan makan dan minum di dalam perpus. Meskipun, saya sudah tahu. Tapi, tetap saja pengen menyelundupkan botol minum saya. Saya masukin ke dalam saku lah si botol berukuran kecil ini. Meskipun, episode penyelundupan ini berhasil tapi saya tidak menemukan sebuah meja pun yang sepi. Ugh… menyebalkan. Apalagi, semua mahasiswa tampak serius dan tentu saja tidak terlihat memegang makanan apapun seperti saya. Perasaan kecut menghampiri.  Padahal kalau mau cuek bebek saja, saya bisa dengan muka enteng dan baby face (hahaha) meneguk milk tea yang dingin dan

Untuk semua yang nambah umur tahun ini

Dear friends... Untuk semua yang umurnya nambah tahun ini.  Juga untuk semua yang tahun depan umurnya bakal nambah.  aku doain semua tambah lancar jaya, tambah sholih dan sholihah, tambah berbakti sama ortu, dikasih kesehatan yang berkah sama Allah, tambah semangat mencapai cita-cita. SORRY FOR NOT SAYING HBD TO YOU GUYS.. you should know that it doesn't mean I don't want to pray for your additional age, folks. really, i just wanna pray on you not just on those days. the days where we turning into the next age life opportunity. i just wanna say. i really really love you all..  though without saying HBD. klik klik klik this link :) HBD celebration is such kind of non Islamic teaching. (bukan ajaran Islam).  and kind of a resemblance to kuffar (tasyabbuh) I love you with all my heart in Allah way, dear. Allah bless you this year. Allah bless you with the additional change to life. I love you in my silence.. Love u, love u, love u, love. with ...

Cinta itu Ruang.

Image
Cinta itu ruang. Ruang yang akan memberi kelegaan teramat sangat. Cinta itu ruang. Ruang luas tanpa batas yang akan memberimu tempat untuk menjadi apa adanya.

The Shape of Love

“Bagaimana bentuk cinta dalam pandanganmu?” Lagi-lagi, kau bertanya padaku tentang bagaimana analogi cinta dalam pandanganku. “Bentuk cinta? Hahahaha ada-ada saja,” Dan lagi-lagi, aku terkekeh mendengar pertanyaanmu. Kemudian lagi, untuk lagi-lagi, engkau  akhirnya sanggup membuatku dengan ‘terpaksa’ mengungkap remah-remah pemahamanku akan sesuatu. “Bagaimana bentuk cinta dalam pandanganmu?”  pertanyaanmu menggema, menggedor-gedor khusyuk

Kebaikan Tak Pernah Sia-Sia

Image
Apa kabar wahai saudariku disana? Apa kabar iman? Apa kabar kehidupan? Apa kabar dakwah? Suatu malam, di tengah persiapan untuk presentasi besok, aku membuka folder-folder lama untuk mencari gambar wallpaper yang tepat untuk desktopku. Kutemukan sebuah foto yang isinya hanya tulisan ini :   Tetap Berprinsip Yakinku : Diriku lalu, diriku sekarang, diriku esok selalu menjadi keputusan hidup terbaik.

KATAKU TENTANG CINTA

Image
Suatu hari seseorang berkata padaku, “Aku ingin suatu hari membaca tulisanmu tentang cinta,”. Mendengarnya aku tertawa. “Hahaha,” Memang apa pandanganku tentang cinta? Bagiku cinta itu bagian dari rasa. Sebagaimana rasa-rasa lainnya, ada senang, ada sedih, ada marah. Cinta itu bagian dari naluri saja, yang dihadiahkan Allah di dinding-dinding hati manusia. “Apa kamu pernah jatuh cinta?” lanjutnya. Aku kembali tertawa kecil.

Menulis itu Berlatih Rendah Hati.

Image
Semenjak kuliah saya punya kebiasaan buruk. Pergi ke rental buku dan meminjam banyak novel. Jika saya sedang kaya bulan itu, dalam seminggu saya bisa menghabiskan tujuh novel, atau minimal satu lah. Jika dalam seminggu saya bisa membaca tujuh novel. Bayangkan, dalam sebulan berapa novel yang telah saya lahap. Tapi ingat, itu tidak terjadi setiap bulan. Hanya bulan-bulan liburan dan jadwal yang kosong. Selebihnya saya ganti novel dengan buku yang lain.  Inti dari kalimat paragraf diatas bukan pada ‘betapa candunya saya terhadap fiksi’ tapi ‘betapa mudahnya buku fiksi itu dihabiskan dalam waktu yang singkat’.